Pencarian

View

Rabu, 20 Juli 2011

Saya Bertanya, silakan Jawab

apa yang akan kalian banggakan ketika kalian lulus dari ****.,
dengan biaya masuk yang sangat besar.,
masuk dengan cara yang tidak halal.,
begitu lulus langsung berpikir bagaimana mengembalikan uang yang dikeluarkan.,
menumpuk kekayaan layaknya binatang yang kelaparan.,
apa yang dapat kalian banggakan.,

apa kelebihan kalian.,?
belajar terisolir yang tidak tau apa apa tetapi berlagak sok tau.,
menganggap remeh orang yang belajar ditempat lain, padahal kalian sendiri hidup layaknya gembel di tengah kerumunan gembel.,
mengandalkan otot tanpa diimbangi otak, padahal otot hanya sebesar biji kacang.,
apa kelebihan kalian.,?

R_M
1991991

Sabtu, 16 Juli 2011

wak kan pandai becerite

ape nak kite buat gan.,?
entah lah bang, kami pon tak tau.,
cube engkau tanye anffal, ape de nak buat.,?
fal, ape yang nak kite buat.,?
serah aje lah gan, aku ikot ajee.,
ikot kemane.,?
kemane aje, boleeh suke" engkau lah.,
kite kerumah pak iman yok.,
yok lah, tapi ape nak buat kat situ.,?
nunggu pak imam betelo, kalau dah netas kan jadi anak gades, anak gades de untok kite.,
aaa suai lah tu, jangan diubah lagi.,

kepale hotak engkau gan, kepale engkau isi de betineee aje, tak ade bende laen lagi dah, kang kene keja lagi., wakakakakak
selagi bendere puteh kat rumah belom dikibarkan, tak ape lah, kalu dah begantong bende tu agak agak berat laahh ee.,
teee lah, suke suke tekak engkau lah.,
budak tu emang gitu, kalau ulat bulu dah naek daon, susah nak turoooonnn..,
betol tu bg, ape juge kate kami tadi.,
WAK KAN PANDAI BECERITE.,

-END-

Senin, 11 Juli 2011

E_MAIL

Cerita ini berawal ketika seorang pemuda melamar menjadi cleaning service di sebuah perusahaan. Perawakannya yang kecil sangat mirip dengan anak SMP walaupun usianya sudah dua puluh tahun. Tetapi bukan hanya penampilannya, pemuda itu benar-benar cuma lulusan SMP. Makanya, dia memilih melamar jadi cleaning service saja.Hari itu adalah hari yang teramat berat bagi mantan anak SMP itu. Pertama-tama ia harus menjalani tes wawancara, kemudian tes penggunaan alat-alat pembersih modern yang tidak ia mengerti, belum lagi tatapan mata para pengawas yang terlihat seperti sangat meremehkan perawakannya yang mirip anak SMP.Akhirnya tes hari itu pun berakhir, seorang pegawai personalia menemuinya lalu berkata, “Oke, cukup untuk hari ini, tolong isi formulir ini. Jangan lupa untuk mengisi email, karena kami akan mengumumkan hasil tes ini lewat email.”” Pak, maaf, saya tidak punya email.” Jawab pemuda itu.“Ya sudah, maaf juga, berarti Anda belum layak untuk bekerja di perusahaan Teknologi Informasi ini.” Kata pegawai personalia itu.Dengan kecewa, mantan anak SMP itu pulang ke rumahnya. Sampai di rumah, tiba-tiba tetangganya menemuinya. Tetangga itu bercerita bahwa ia punya sebuah pohon mangga yang berbuah lebat, tetangga itu meminta tolong pemuda itu untuk menjualkannya di pasar. “Nanti hasilnya 60 persen buat kamu, 40 persen buat aku. Gak banyak kok, paling-paling cuma sekitar 10 kg.”Pemuda itu pun menyetujuinya dan segera membawa mangga-mangga itu ke pasar lalu menjualnya. Setelah semuanya terjual, pemuda itu menemui tetangganya lagi dan mengambil 60% bagiannya. Dia malah dapat ide, dia menemui tetangga yang lain yang masih punya pohon mangga lalu membelanjakan semua uangnya untuk membeli mangga tersebut dan menjualnya lagi ke pasar. Dia sangat senang ketika melihat uang di tangannya menjadi berlipat ganda.Hal ini akhirnya rutin ia lakukan. Bukan hanya mangga, mantan anak SMP itu mulai mencari alternatif lain. Rambutan dan buah-buahan lain juga turut masuk daftar dagangnya. Lambat laun, ia memiliki gerobak untuk membawa buah-buah itu. Kemudian ia bisa membeli mobil pickup pada tahun berikutnya. Lama-lama, bisnis dagangnya tumbuh besar. Ia akhirnya menjadi seorang distributor buah yang cukup kaya.Pada suatu hari seorang sales website menemuinya dan menawarkan berbagai keuntungan jika membuat website. Di akhir perbincangannya, sales itu bertanya dengan sopan, “Kalau boleh tau, apa email bapak?”“Saya tidak punya email.” Jawab pemuda mantan anak SMP itu.“Wah, seharusnya pedagang sebesar bapak sudah punya email. apakah bapak tahu manfaat email?” tanya sales dengan sopan.Jawab pemuda lulusan SMP itu, “Setahu saya, jika saya punya email, mungkin saat ini saya hanya menjadi seorang cleaning service di kantor Anda.”

Sabtu, 09 Juli 2011

SELAMAT DATANG

Assalamu'alaikum.

terima kasih kepada seluruh pengunjung yang telah mengunjungi blog saya ini.
blog ini merupakan sesuatu yang baru bagi saya sehingga membuat saya harus belajar banyak dari anda para pengunjung.
semua kritik dan saran akan saya terima dengan tangan terbuka demi kebaikan dan menambah pengetahuan bagi diri saya pribadi dan juga bagi para pengunjung yang ingin mendapatkan ilmu pengetahuan.
dan jangan lupa untuk mengikuti terus blog saya ini dengan klik follow.

terima kasih, wassalam
Powered By Blogger